Begini Perasaan Timo Werner Soal Isu Masa Depannya.

Belakangan ini, nama Timo Werner kerap menghiasi pemberitaan media-media Inggris terkait ketertarikan Liverpool terhadap pemain muda Jerman tersebut.

Tak bisa dipungkiri, Timo Werner merupakan salah satu pemain yang diprediksi akan jadi sorotan besar di bursa transfer mendatang. Liverpool bukan satu-satunya klub yang berminat, sejumlah raksasa Eropa lainnya juga menginginkan penyerang muda Jerman tersebut.

Wajar saja, sang pemain memang telah membuktikan ketajamannya di Bundesliga Jerman. Bersama dengan RB Leipzig, Werner telah mencetak lebih dari 20 gol dalam empat musim terakhir, bahkan pada kampanye musim ini sudah 24 gol ditorehkannya.

Kabarnya, juara bertahan Bundesliga Jerman, Bayern Munchen juga berminat terhadap sang pemain. Bahkan, dua raksasa Premier League lain seperti Chelsea dan Manchester Unted juga berminat. Kira-kira bagaimana sikap Werner menyadari ketertarikan dari banyak tim papan atas Eropa?

Biasanya, ketika seorang pemain muda dikaitkan dengan tim-tim besar, mereka bisa kehilangan fokus dan berdampak buruk pada level permainan mereka bersama klub saat ini. Akan tetapi, pelatih RB Leipzig Julian Nagelsmann menjamin bahwa sampai saat ini situasinya masih terkontrol.

Menurut pandangannya, Timo Werner menyikapi semua ketertarikan tersebut dengan santai dan tetap tenang.

“Dia berada di suasana hati yang baik. Saya tidak mendapat kesan bahwa dia memikul beban besar. Namun, jelas dia adalah pria muda yang bakal duduk di rumah bersama istrinya dan berpikir apakah sebaiknya bertahan atau pergi.” ungkap Nagelsmann kepada SportBild.

Lebih lanjut, mantan pelatih Hoffenheim ini mengakui bahwa biasanya seorang pemain, terutama Striker akan memperlihatkan performa yang tak konsisten saat masa depannya jadi perbincangan.

Apalagi, Nagelsmann pernah merasakan hal serupa saat masih menangani Hoffenheim dulu.

“Ketika isu transfer mengambang, Anda selalu sedikit tidak fokus. Hal yang sama terjadi pasa saya saat masih melatih Hoffenheim, tentang apakah saya bakal pergi. Situasinya lebih jelas pada striker, sebab ada fase-fase di mana mereka sulit mencetak gol,” tutupnya.

Namun, Timo Werner tampak tak terpengaruh isu yang terdengar, buktinya dia mencetak tiga gol kala RB Leipzig menghajar Mainz 05 dengan lima gol tanpa balas.

Bek Barcelona ini Tak Setuju La Liga Bergulir Lagi 12 Juni

Berbeda dengan Sergio Ramos yang mengaku sudah tidak sabar kembali bermain lagi, bek Barcelona Gerard Pique justru mengaku tak setuju jika La liga Spanyol digulirkan lagi pada tanggal 12 Juni mendatang.

Baru-baru ini, Presiden La Liga Spanyol Javier Tebas membuka peluang kompetisi dimulai kembali tanggal 12 Juni mendatang. Hal tersebut menyusul izin yang dikeluarkan Pemerintah Spanyol kepada klub-klub La Liga untuk menggelar sesi latihan lagi.

Sebelumnya, La Liga Spanyol memang sudah ditunda sejak pertengahan bulan Maret kemarin. Pandemi virus Corona adalah penyebabnya, dan sampai saat ini sudah dua bulan berlalu.

Angka pertambahan kasus baru di Spanyol yang cenderung menurun membuat pemerintah akhirnya mengizinkan klub untuk berlatih lagi. Tapi, Sampai sekarang, belum ada tanggal pasti kapan kompetisi bisa dilanjutkan kembali.

Memang, Javier Tebas telah menyebutkan tanggal 12 Juni, akan tetapi masih perlu persetujuan dari otoritas terkait termasuk pihak tim Medis demi mewujudkan rencana tersebut.

Tebas sendiri, meskipun sudah menyebutkan tanggal, mengaku masih butuh persetujuan dari otoritas medis Spanyol sebelum menggelar La Liga kembali.

Terkait dengan rencana ini, Kapten Real Madrid Sergio Ramos telah mengutarkan dukungannya agar La Liga digelar lagi dalam waktu dekat. Bahkan, Ramos mengaku sudah tidak sabar untuk bermain lagi.

Tapi tidak demikian dengan Gerard Pique, dia menganggap 12 Juni terlalu cepat untuk dijadikan tanggal kick off setelah 2 Bulan Liburan. Masih ada persiapan yang harus dilakukan para pemain setelah tak pernah berlatih dalam waktu yang lama.

“Saya mendengar Javier berbicara soal bermain kembali di tanggal 12… kami melewati banyak waktu tanpa bermain dan harus mengigat bahwa kami butuh persiapan yang cukup untuk menghindari cedera,”

“Jika saya bisa memberikan kontribusi dalam bentuk opini, beberapa hari tambahan tidak akan menyakiti kami semua,” ujarnya kepada Movistar.

Adapun, pihak Barcelona sendiri sebenarnya sudah menggelar latihan lagi, terhitung sejak Jum’at lalu, 8 Mei 2020. Namun, prosedur latihan masih mengikuti aturan social distancing yang berlaku di Spanyol.

Selain itu, para pemain juga melalui tes medis termasuk tes corona sebelum latihan.

Sisa Premier League Musim Ini Bisa Disiarkan Gratis Lewat Youtube

Sungguh sebuah kabar yang menggembirakan bagi para penggemar Liga Primer Inggris. Selain kabar sisa kompetisi musim ini berpeluang dilanjutkan, juga ada kabar yang menyebutkan bahwa 9 laga tersisa akan ditayangkan secara gratis lewat platform Youtube.

Selama beberapa hari terakhir ini, memang ada wacana untuk menggulirkan Premier League lagi. Rencananya, sisa 9 pertandingan akan dilangsungkan secara tertutup, tanpa penonton. Tak hanya itu, Premier League mewacanakan konsep festival sepak bola untuk mengakhiri musim ini.

Mereka berencana menjadikan sepakbola sebagai hiburan di tengah-tengah pandemi yang melumpuhkan sektor ekonomi di berbagai belahan dunia.

Pihak Otoritas Premier League dikabarkan sudah menggelar pertemuan dengan perwakilan 20 Kontestan kompetisi musim ini. Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa liga harus selesai sebelum 19 Juni 2020 mendatang.

Artinya, Premier League berpeluang digelar selama tujuh pekan, dengan 9 pertandingan tersisa. Menariknya, mereka juga berencana untuk menayangkan sisa pertandingan di Platrform Youtube secara gratis.

Bahkan, pihak Premier League sudah mengadakan pertemuan dengan Youtube mengenai rencana ini. Selain Youtube, BBC juga dikabarkan akan terlibat dalam rencana streaming ini. Amazon menjadi pioner dalam penyediaan layanan streaming sedari awal musim.

Dua media besar Inggris, seperti Sky Sports dan BT Sports adalah pemegang hak siar wilayah lokal. Artinya, publik bisa menyaksikan pertandingan-pertandingan tersebut melalui kedua channel media itu.

Tapi yang sedikit menjadi pro dan kontra adalah rencana untuk menghapuskan degradasi musim ini, dan menambah jumlah kontestan musim 2020/21 mendatang menjadi 23 tim. Hal tersebut tidak disetujui banyak pihak, karena mengurangi nilai drama kompetisi.

“Idenya, semua pertandingan akan tersedia di semua tempat untuk ditonton karena pertandingan dimainkan secara tertutup. Youtube menjadi platform yang jelas untuk menampilkan beberapa pertandingan secara gratis,”

“Sementara, Sky dan BT akan tidak senang jika degradasi dibatalkan. Selalu ada pertempuran hebat melibatkan klub-klub di zona tersebut dan itu merupakan hiburan yang brilian,” lanjut sumber tersebut.

Sayangnya, masih belum ada keputusan terkait tanggal pasti, kapan sisa 9 pertandingan ini akan digulirkan lagi.